Friday, December 12, 2014

Metode pembelajaran ajaib ala Rayyan

Setelah tiup lilin yang kedua, Rayyan masuk ke fase penerimaan informasi. Dia udah mulai cepet nerima informasi ini itu. Sekarang dia udah hafal doa sehari-hari walaupun masih akhir2nya aja, udah hafal juga hampir setengahnya huruf hijaiyah. Tentang alat-alat transportasi, yang jalanin dan tempat pemberhentiannya juga Alhamdulillah udah di luar kepala. Binatang dan makanannya juga beberapa udah lumayan tau.  Dan yang paling baru dia udah bisa nyebutin nama-nama bangunan penting di beberapa tempat.

Mama: "Rayyan, kalau Monas dimana?"
Rayyan: "Ja-a-ta "
M: "kalau Gedung sate?"
R: "di Bandung"
M: "kalau Tugu kujang?"
R:  "Tugu kujang di Bogoy"
M: "kalau Menara Eiffel?"
R: "di Pa-is"
M: "kalau Brandenburgertor?"
R: "di Be-lin"
M: "kalau menara Pisa dimana?"
R: "di -tali"
M: "kalau Ka'bah?"
R: "di Mekkah"
M: "kalau tembok China?" (Yang ini iseng ditanyain padahal belum pernah belajar)
R: "di Jonggol!"

Buahahaha... emaknya berusaha nahan ketawa karena kalau ketawa, nanti tiap ditanya tembok China dimana, pasti dia bakalan jawab di Jonggol terus.

Akhir-akhir ini saya nemuin metode yang lumayan aneh buat nyampein informasi ke Rayyan, yaitu dengan cara dibikin lelucon. Jadi kan anak kecil yg ini seneng banget ketawa. Apalagi kalau kita ketawa liat tingkahnya dia, dia bakal ngulangin terus-terusan. Nah, emaknya dapet ide kl ngajarin sesuatu nyampeinnya dengan cara seolah-olah informasi itu lucu banget. Contohnya:

Mama: " abang tau ga, Brandenburgertor dimana?"
Rayyan: " *#%\* " (berusaha niruin cara ngomong Brandenburgertor, tapi yg keluar bahasa planet)
Mama: "Brandenburgertor itu adanya di Berlin. Huahahahhaa" (emaknya ketawa seolah-olah itu lucu banget, si bocah ikut ketawa juga)
M: "jadi Brandenburgertor dimana bang?"
R: "di Berlin. Huahahahhaha" *sambil ngakak

Lucu, tapi aduh jadi kepikiran kalau nanti guru di sekolah pake metode ini. Kebayang suasana kelasnya macem apa. Hihihi.. Dont try this at school berarti ya.

Etapi tenang pemirsa, Rayyan masih anak bocah yang sesungguhnya. Masih seneng lompat-lompat, lari-lari, main tanah, main air, main sepeda, main playdough, gambar bola kusut dan permainan lainnya yang bisa bikin mamanya pusing. Paling sering sih transfer informasi kaya gini waktu dia mandi, pake baju dan sebelum bobo. Iseng-iseng berhadiah deh pokonya. ;p